Friday, 19 July 2019

Smart Investor - Hello SBR007!

By Sekar Savira

Pic from Unsplash

Seperti yang kita tau bahwa Saving Bond Ritel (SBR) udah jadi salah satu alternative investasi yang dipilih sama banyak investor, SBR sendiri merupakan salah satu instrumen pembiayaan negara yang ditawarkan kepada Warga Negara Indonesia, jadi ketika kita memilih untuk membeli SBR, maka secara langsung dana yang kita investasikan itu menjadi dukungan bagi APBN tahun 2019, salah satunya untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

SBR007 kali ini menawarkan kupon 7,50% dengan kupon mengambang dengan kupon minimal (floating with floor) dan mengacu pada BI 7 Day Resereve Repo Rate. Maksud dari ‘mengambang’ disini adalah besaran kupon dari SBR ini bakal nyesuain sama perubahan BI 7 Day Reverse Repo Rate setiap tiga bulan sekali. Nah untuk ‘Kupon Minimal’ maksudnya adalah tingkat kupon pertama yang ditetapkan akan menjadi kupon minimal yang berlaku sampai dengan jatuh tempo. Pajak dari kupon SBR007 juga hanya 15% yang dimana 5% lebih rendah dibandingkan pajak bunga deposito.

Bentuk dari SBR 007 adalah Obligasi Negara tanpa warkat yang gabisa di perdagangkan di pasar sekunder dan tidak dapat dicairkan sampai dengan jatuh tempo kecuali pada masa Pelunasan Sebelum Jatuh Tempo (Early Redemption).

Masa penawaran SBR007 ini adalah tanggal 11 – 25 Juli 2019, dengan tenor 22 tahun dan jatuh tempo pada 10 Juli 2021. Sedangkan perode early redemption mulai dari tanggal 27 Juli sampai 4 Agustus 2020.

Untuk kita, baik yang udah mulai berinvestasi ataupun yang baru mau memulai mencoba melakukan investasi, SBR007 cocok banget nih buat jadi alternative pilihan kita buat memulai. Selain karena sudah jelas kalo SBR di jamin oleh negara, dengan kupon mengambang dengan kupon minimal, SBR007 juga menawarkan pembelian yang di mulai dengan Rp1 juta. Selain itu, dengan berinvestasi dengan membeli SBR007 kita sebagai Warga Negara Indonesia juga bisa berkontribusi membangun negeri.

Cara berinvestasi SBR007 juga merupakan alternative yang mudah, dengan adanya e-SBN, dimana pembelian SBR007 bisa dilakukan secara online selama masa penawaran. Pembelian online SBR ini hanya perlu melalui 4 langkah:

  • Registrasi

Kita sebagai calon investor mendaftar melalui sistem elektronik yang disediakan oleh Mitra Distribusi (Midis) yang telah ditetapkan dengan menginput data yang dibutuhkan, beberapa contoh data-data yang dibutuhkan adalah nomor SID (Single Investor Identification), nomor Rekening Dana dan nomor Rekening Surat berharga. Dan untuk yang belum memiliki nomor-nomor tersebut bisa langsung mengkomunikasikannya dengan Midis.

SID adalah kode yang secara khusus diterbitkan oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) selaku Lembaga penyimpanan dan penyelesaian.

  • Pemesanan

Setelah kita melakukan registrasi, maka kita sudah bisa melakukan pemesanan SBR007. Tapi sebelum membeli, baiknya kita beca dulu yaaa kententuan dalam Memorandum Informasi nya.

  • Pembayaran

Nah setelah pemesanan kita di verifikasi, kita akan mendapatkan koed pembayaran yang biasanya dikirim melalui email atau sms. Setelah kita dapet kode tersebut, kita bisa melakukan pembayaran baik lewat ATM, teller, internet banking, atau mobile banking. Pembayarannya harus dilakukan dalam batas waktu yang udah ditentukan.

  • Konfirmasi

Ketika udah melakukan pembayaran, kita sebagai calon investor bakal dapet Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) dan notifikasi bahwa order kita udah terpenuhi. Selanjutnya kita tinggal tunggu deh waktu penerbitan untuk dapet alokasi dari SBR007.

Nah seperti yang udah dijabarkan di atas, kalo proses pemesanan SBR007 itu dibuat sangat mudah, karena Pemerintah sendiri juga menyatakan bahwa SBR007 ini ditargetkan untuk kita para millennials! Dimana semuanya bisa di proses secara online, tingkat return yang memiliki nilai floor, sehingga ketika BI Rate naik, kupon dari SBR007 juga akan naik, sedangkan kalo BI Rate turun ada floor dari SBR007 yaitu 7,5%. Selain itu, modal yang dibutuhkan buat ber investasi di instrument ini juga bisa terbilang rendah yaitu bisa di mulai dari Rp1 juta hingga Rp3 Milliar. Terlebih lagi, karena ini diterbitkan oleh pemerintah maka ini bisa dikatakan dijamin aman karena minim terjadinya default atau gagal bayar